terinspirasi dari baca blog seorang ...
eyang,
sudah sebulan ini beliau hadir dimimpiku, apa engkau merindukanku?
atau engkau coba menguatkanku? sungguh aku merindukanmu ..
aku sadar saat engkau hadir di mimpiku, bahwa engkau sudah jauh disana bersama Tuhan tapi seolah-olah kamu ingin selalu ada dan hadir disini bersama kami ..
aku ingat malam itu dapet telfon dari tante bahwa engkau ada dirumah sakit, aku benci eyang sungguh benci aku lelah perjalanan surabaya jogja ini tapi hatiku sakit saat aku mencium pipimu, engkau sungguh panik lalu engkau disuntik dan terlelap ditidurmu .. hasil scan mengatakan ada penyempitan di otakmu, aku menangis ..
dini hari itu aku bertanya pada bulan sampai kapan engkau bertahan, bulan menjawab ... hari itu tanggal 8 januari 2006,
engkau terbujur kaku dan isakan tangis ada di setiap jalan yang kulalui, taukah engkau eyang ?
inilah ketakutanku .. tapi aku menahan dengan senyum dan tertawa, tidak ada airmata untukmu hari itu, tapi aku menangis sampai sekarang saat mengingatmu.. aku rindu kamu eyang
akhirnya engkau sudah disana bersama kekasihmu, engkau sesosok ibu yang tangguh dan eyang yang penuh kehangatan,
kau rawat aku dirumahmu saat bapak dan ibu sibuk bekerja, masih ingatkah engkau ikan-ikan yang kau belikan untukku? kau suruh aku rawat dan jaga mereka seperti layaknya manusia tapi aku gagal, kau juga berikan aku kado hamster sehingga aku tidak lagi kesepian saat mereka bekerja, tapi sekarang siapa yang menemaniku?
hanya saat kau datang di mimpiku ..
aku sudah besar sekarang, aku sudah tahu hidup itu apa eyang ..
kau ajarkan kelembutan kepada bapakku dan dia ajarkan itu kepadaku,
kau tahu eyang, anakmu berusaha menjalankan setiap amanahmu selalu dan percayalah dia berusaha, aku melihatnya..
walaupun banyak gesekan tapi dia berusaha, aku iri akan kah aku bisa menjadi seperti bapakku?
eyang mana telur kesukaanku? mana pisang goreng yang selalu kau sajikan untukku??
mana senyummu yang selalu ada dibayanganku?
mana kecupan mesramu untukku?
mana cerita tentang masa mudamu serta para muridmu?
mana opor yang kau sajikan untuk kami?
mana bau parem yang khas??
mana cenkramanmu yang kuat saat berjalan denganku?
aku rindu ..
eyang aku tahu kamu melihat ini semua,
aku sudah menjadi mahasiswa
ibu sudah mau go internasional untuk penelitiannya
bapak sudah mau jadi profesor
kamu sukses mendidik kami, kau layak bangga ..
tenang lah disana kami selalu mendoakanmu
untuk eyangku, Subarti Soehartono aku mencintaimu
maafkan aku, aku meninggalkan janjiku untuk menjadi dokter ..
tapi aku berjanji aku menjadi orang yang baik dan berguna untuk mereka ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar