maju lalu mundur,
kembali lalu pergi lagi
jalan lalu berhenti
lari lalu diam ..
kenapa, mengapa ?
berdoa mengharap ketetapan
lalu biarkan terbang
tidak peduli banyaknya lawan,
dingiinya angin,
beratnya mengepakkan sayap ..
tapi ..
ini belum ditetapkan,
masih buka mata ini belum tutup mata ini,
masih mengalir deras air di dada ini sampai danau penuh,
masih tertutup telinga ini belum dibukanya
kertas sajak ini masih putih
hanya coretan berbentuk harapan, belum tertulis bait-bait senyuman
didedikasikan buat para orang-orang yang sedang bingung :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar